Jumat, 13 April 2012
pagi hari
pagi hari duduk warung minum kopi memandangi sembil menikmati kopi hanggat siap saji,seperti tak ingin aku lepas kerinduan yang membara paling pojok,depan kantin samping pohon tempat bertukar senyum saling melempar kedep satu dengan yang lainnya,tak sadarkan diri kini kopi tinggal satu kali hirup habis,gelas adalah tempat penampungan kopi yang selalu setia memberi kehangatan dimanapun kedaannya,pagi ini semakin cerah akankah keadaan kita menjadi tumpukan sampah-sampah yang tak pernah ketemu dari mana berjatuhan,sembil merokok merenungkan yang ia-ia tapi harapan nya sebatas mimpi yang di saat tidurku tak berujung,hangus terbawa udara pagi seli berganti melampau jauh,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar